Kamis, 10 April 2014

Telaah Kontemporer Buku-buku Puisi




Telaah Kontemporer Buku-buku Puisi | Narudin | 19 x 13 cm ; 110 hlm | ISBN 978-602-7949-23-2 | Yogyakarta, Garudhawaca, April 2014
harga : (cetak) Rp 32.000 | ebook Rp 20.000

Ada sekitar delapan (8) buku puisi yang ditelaah plus satu (1) bonus esai singkat. Jadi, seluruhnya berjumlah sekitar sembilan (9) esai dalam buku ini. Buku-buku puisi tersebut: Hujan Bulan Juni (Gramedia, 2013) karya Sapardi Djoko Damono, Museum Penghancur Dokumen (Garudhawaca, 2013) karya Afrizal Malna, Baju Bulan (Gramedia, 2013) karya Joko Pinurbo, Sajak yang Tak Selesai (Nulisbuku, 2012) karya Alex R. Nainggolan, Stanza (2013) karya Alex R. Nainggolan, Mesin Waktu (Majelis Sastra Bandung, 2012) karya Meitha Kh, Utusan dari Gurun (Garudhawaca, 2013) karya Lutfi Mardiansyah, Tentang Biji dan yang Lampau (2013) karya Satrio Hadi Wicaksono, dan satubonus esai ringkas berjudul “Dilema Puisi ‘Aku Ingin’: Milik Sapardi Djoko Damono atau Kahlil Gibran?”.
Narudin menelaah buku-buku puisi di atas dengan pendekatan yang tengah Ia coba kembangkan, yakni metasemantic eclecticism.

Narudin lahir di Subang, 15 Oktober 1982. Lulusan Sastra Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 2006. Pernah mengajar di Universitas Islam As-Syafi’iah (UIA), Universitas Indonusa Esa Unggul (UIEU) Jakarta, ARS International School, dan UPI Bandung. Sejak SMU, drama-drama berbahasa Inggrisnya pernah meraih beberapa penghargaan tingkat Jawa Barat. Tulisannya berupa puisi, cerpen, esai, dan terjemahan dimuat di media massa dan majalah seperti Majalah Sastra Horison, Majalah Qalam, Majalah Bong-Ang, Koran Pikiran Rakyat, Koran Seputar Indonesia, Koran Sinar Harapan, Percikan Iman, Pikiran Rakyat Online, Sastra Digital, Radar Indo, jurnalsajak.com, dan lain-lain. Puisi-puisinya terhimpun dalam antologi buku Ziarah Kata 44 Penyair, Igau Danau, Flows into the Sink into the Gutter, Indonesian Poems Among the Continents, dan buku-buku puisi tunggalnya Doa Hujan, dan Aku dan Tuhan (Garudhawaca, 2013).

Kamis, 03 April 2014

Keajaiban Paskah



Keajaiban paskah | Yusuf Eko Basuki | 14 x 20 cm ; 190 hlm | ISBN 978-602-7949-22-5 | Garudhawaca, Yogyakarta, April 2014

Harga : edisi cetak : Rp 42.000,00 | ebook : Rp 28.000

Benarkah kita sudah memahami Paskah? Mungkin kita mengerti garis besar Paskah seperti Yesus ditangkap, diadili, disalib, dan bangkit. Namun masih banyak peristiwa, keajaiban, dan kebenaran yang belum kita pahami, misalnya;
·         Apa saja yang Yesus ajarkan pada Perjamuan Malam?
·         Bagaimana Yudas mati?
·         Berapa kali Yesus diadili?
·         Apa saja Keunggulan kematian Yesus?
·         Apa saja Keunggulan kebangkitan Yesus?
·         Bagaimanakah Paskah menggenapi hari-hari raya Israel ?
·         dan banyak lagi
Semuanya itu ada dalam tulisan ini. Kita harus memehami semuanya itu dengan tuntas, supaya kita semakin kuat dalam iman dan dapat merayakannya setiap hari.   

Pdt.Yusuf Eko Basuki S.Th adalah gembala sidang Gereja Sidang Persekutuan Injili Indonesia (GSPII) Sumenep, Madura sejak tahun  2000. Pada tahun 2002-2005 menjadi pembuat naskah dan programer di Trans World Radio di Batu, Malang. Hingga kini ia menjabat sebagai Sekretaris Majelis Wilayah Timur GSPII dan Ketua Departemen Sosial GSPII. 

Kamis, 13 Maret 2014

Menulis Kreatif Sastra





Menulis Kreatif Sastra : dan Beberapa Model Pembelajarannya
Andri Wicaksono, M.Pd | 14 x 20 cm ; 145 hlm | ISBN 978-602-7949-21-8 | Garudhawaca, Maret  2014.
Harga : Cetak Rp 36.000 | Ebook Rp 20.000
Menulis Kreatif Sasttra dan Beberaapa Model Pembelajarannya, terdiri dari 1 bab pendahuluan dan 3 bab berturut-turut membahas unsure dan model pembelajaran Penulisan puisi, cerpen dan naskah drama. Buku ini hadir untuk membawa guru dalam petualangan dan suasana belajar yang lebih mengedepankan aspek penggalian potensi diri. Guru tidak hanya bergelut dengan materi (teori) bahasa dan sastra. Guru diajak untuk memahami kegiatan belajar sastra Indonesia berdasarkan kehidupan sehari-hari. Guru akan lebih terasah untuk menggali potensi menulis sastra siswa dengan suasana belajar yang menyenangkan.
Andri Wicaksono, M.Pd, lulus sarjana dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta dan magister dari Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Kini ia adalah dosen di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Bandar Lampung, Indonesia.

Minggu, 09 Maret 2014

Utusan dari Gurun




UTUSAN DARI GURUN | Lutfi Mardiansyah | 13 x 20 cm ; 141 hlm | ISBN 978-602-7949-20-1 | Garudhawaca, Yogyakarta, Maret 2014
Kategori : Antologi Puisi / Sastra Indonesia

Harga edisi cetak Rp 36.000, Ebook Rp 20.000 / USD 1.99

99 puisi karya Lutfi MArdiansyah, ditutup oleh epilog yang ditulis sesame penyair, Narudin, amatlah sunyi sekaligus penuh dengan gema. Ada komentar bahwa Puisi2 dalam buku ini adalah pahit laksana secangkir kopi tanpa gula. Namun karya-karya Lutfi, yang menurut Narudin masih terlalu muda untuk “mendongengkan” hal-hal “besar” lewat puisi ini nyatanya memiliki cita rasanya sendiri. Timur dan Barat, global dan local, semacam itulah…

Lutfi Mardiansyah, lahir di Sukabumi 4 Juli 1991 (tapi di akte kelahiran salah tulis jadi 14 Juli 1991). Alumni Sastra Indonesia Unpad. Buku puisinya yang telah terbit: Sesaji Senyap (Garudhawaca, 2013). Saat ini tengah mewujudkan mimpi kecilnya, memiliki perpustakaan dan warung kopi, sambil tetap bersetia menulis puisi.

Sabtu, 01 Maret 2014

Cinta dan Kehidupan | Siti Rohmawati





Cinta dan Kehidupan | Siti Rohmawati | 13 x 19 cm; 113 hlm | ISBN 978-602-7949-19-5 | Garudhawaca, Yogyakarta, Maret 2014
Harga Cetak : Rp 30.000, Ebook Rp 20.000, (versi Apple USD 1.99)

Puisi, bagi remaja yang baru saja lepas dari status pelajar ini, adalah sebuah cermin sekaligus sahabat tempat ia menitipkan janji. Puisi menjadi teman dan sekaligus lawannya. Ini adalah bagian yang sangat personal, lepas dari kaidah sastra dan apalagi cita-cita muluk seorang penyair. Siti, menjalani hari-hari yang sederhana, lalu mencatat perasaanya dalam sebuah tulisan, dan ia menyebutnya puisi, tanpa setitikpun niat membicarakan hal-hal diuar dirinya…
Siti Rohmawati, remaja yang baru menamatkan SMA di tahun 2013 lalu. Tinggal di Majalengka, Jawa Barat.