banner

banner

Iklan Google

Tuesday, May 12, 2015

Review Buku Cerpen "Galuh Suka Mencuri Bunga Mawar"

Judul: Galuh Suka Mencuri Bunga Mawar
Penulis: Andy Sri Wahyudi
Penerbit: Garudhawaca Media Publisher
Tebal Buku: 13x19 cm
Tebal Halaman: 200 halaman
ISBN 978-979-18632-6-1
Terbit: Juni 2011

Kumpulan cerpen Galuh Suka Mencuri Bunga Mawar ini bertema kemanusiaan yang ide ceritanya sederhana dan out of the box. Idenya unik, terus terang saya belum pernah baca cerpen seperti ini sebelumnya. Mengangkat kisah yang jarang disampaikan oleh penulis kebanyakan. Namun, kesederhanaan cerita inilah yang menjadi nilai plus dari kumpulan cerpen ini.

Penulis menggunakan bahasa yang terkadang nyeleneh karena mungkin cerpen-cerpen ini diperuntukan bagi pembaca-pembaca dewasa, mengingat beberapa judul yang menceritakan kehidupan, maaf, seksual. Pada bagian awal, pembaca akan dibawa oleh konflik yang mengalir terus. Sampai pada bagian akhir, pembaca akan mengalami keterkejutan. Menariknya lagi, saya lebih tertarik pada bagian anti klimaksnya daripada bagian klimaknya karena adanya sesuatu yang mengejutkan itu tadi.

Namun, dibeberapa judul cerpen, seperti Roda di Atas Bukit, Menunggu Laela, dan Lorong Gelap, saya agak kesusahan untuk mencari maksud jalannya cerita. Membuat saya harus beberapa kali mengulang bacaan agar benar-benar paham amanat yang ingin disampaikan oleh penulis. Untuk cetak bukunya sudah rapi, tapi masih ada beberapa pemenggalan kata yang rancu untuk dibaca. Contohnya, sendir-ian, upac-ara, den-gan, sev-enteen, dll. Mungkin ini hanya masalah cetak saja.

Secara keseluruhan, kumpulan cerpen ini cocok dibaca untuk menambah genre bacaan. Dibacanya juga dengan hati yang tenang dan suasanya yang nyaman agar dapat menangkap inti cerita dengan baik dan benar. Biasanya, karya yang diterbitkan secara indie akan memiliki nilai istimewa dihati para pembaca setianya, tentunya dengan materi dan nilai-nilai yang kuat dan berkarakter.

Salam,
Disa

Tuesday, April 28, 2015

Dream High Fantasy

 Dream High Fantasy | Nanik Puji Astutik | 14 x 20 cm ; 176 hlm | ISBN 978-602-7949-48-5 | Penerbit Garudhawaca, April 2015
Harga edisi cetak : 48.000
Harga edisi ebook : 30.000 


Seorang gadis remaja Indonesia, mendapatkan beasiswa belajar ke Korea. Di sanalah, ia mengukuhkan cita-cita, sekuat tenaga meraihnya. Bagaimana ia menjalani dan menjaga impiannya, termasuk soal cinta dan persahabatan??


Friday, April 24, 2015

The Real Spirit of Learning


The Real Spirit of Learning : Semangat Pembelajar Sejati | Peter Garlans Sina | Penerbit Garudhawaca, April 2015.

Buku ini didasarkan pada ide pokok bahwa belajar bukanlah sekedar memburu gelar, sehingga diawali dari pertanyaan krusial yaitu mengapa harus belajar dengan ditinjau dari citra diri manusia serta keterkaitannya dengan jaman sekarang. Setelah itu dilanjutkan dengan bentuk-bentuk belajar untuk mendukung kesadaran belajar sungguh-sungguh dan untuk itu perlu adanya kesadaran akan betapa luar biasanya manusia guna meyakinkan bahwa setiap manusia mampu menjadi manusia pembelajar sejati. Dan untuk menembus batasan dunia ide dan dunia rill atau keseharian, pada bagian akhir diberikan beberapa kiat-kiat sukses menjadi manusia pembelajar sejati sepanjang kehidupan untuk diaplikasikan.

Dapatkan edisi cetak di www.gardabuku.com dan edisi ebook ada di Google Play dan aplikasi lainya...

Mak Ana Asu Mlebu Ngomah


Mak Ana Asu Mlebu Ngomah : 3 Naskah Lakon Bahasa Jawa | Andy Sri Wahyudi | Penerbit Garudhawaca, September 2014

Buku ini adalah kompilasi dari 3 naskah lakon berbahasa Jawa karya Andy Sri Wahyudi. Kesemua naskah ini bertutur tentang masyarakat pinggiran kota, kemajuan dan dilema-dilema kemajuan. Pengantar buku ini ditulis oleh Barbara Hatley, seorang peneliti seni pertunjukan Indonesia berkebangsaan Australia.

Buku ini bisa dibeli versi cetak di www.gardabuku.com dan versi ebook via Google Play dan aplikasi lainnya.

Wednesday, April 22, 2015

Babad Tanah Jawi (edisi prosa bahasa Jawa)



BABAD TANAH JAWI (edisi prosa bahasa Jawa / versi JJ Meinsma 1874), Ngabei Kertapradja, Penerbit Garudhawaca, Desember 2014

Babad Tanah Jawi, disebut sebagai babon referensi sejarah kerajaan Mataram Islam. Buku ini memang ditulis dalam nuansa mitos dan pengkultusan yang terlalu kental. Sub judul naskah ini dalam versi aslinya adalah "Punika serat babad tanah jawi saking Nabi Adam dumugi ing taun 1647" = Ini naskah sejarah tanah Jawa dari Nabi Adam hingga tahun 1647). Namun, beberapa peneliti sejarah Jawa menyatakan banyak keterangan dalam buku ini yang bisa dianggap valid, terutama bagian yang menceritakan sejak Kesultanan Pajang hingga Mataram Kartasura.

Babad Tanah Jawi muncul dalam dua versi pada masa Susuhunan Pakubuwono III di Surakarta. Kedua naskah ini berbentuk tembang berbahasa Jawa. Pada tahun 1874, JJ Meinsma, tokoh berkebangsaan Belanda, berinisiatif menggubah salah satu naskah versi Carik Bradja menjadi bentuk "gancaran" (Prosa berbahasa Jawa). Pekerjaan menyadur tembang ini dikerjakan oleh Ngabei Kertapradja, lalu diterbitkan oleh Martinus Nijhof. Karena itulah, versi ini disebut Versi JJ Meinsma. Buku tersebut, sekarang ada bisa Anda baca.