Iklan Google

Thursday, November 13, 2014

4 Hari 3 Malam : Kisah Backpackeran ke Malaysia dan Kamboja


4 Hari 3 Malam., Faaqih Irfan Djaelani., 14 x 20 cm ; 130 hlm., ISBN 9786027949386. Penerbit Garudhawaca, November 2014.
Harga edisi cetak : Rp. 38.000 | ebook Rp 20.000



4/3 merupakan kisah perjalanan sang penulis selama di Malaysia dan Kamboja. Inilah perjalanan paspor pertama penulis ke sebuah negara bernama Kamboja namun harus via Malaysia dikarenakan tidak adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke Kamboja. Tentu saja banyak hal baru ditemukan penulis selama berkunjung ke negeri orang dengan menghadapi banyak perbedaan dan tata cara. Mulai dari mata uang, bahasa, makanan, dan segala macam tetek-bengek yang tak terpikirkan. Angkor Wat merupakan destinasi utama penulis ketika di Kamboja dan dari dekatlah penulis bersama rekan-rekan penulis menyaksikan situs warisan dunia UNESCO tersebut. 4/3 merupakan singkatan dari 4 hari 3 malam. Durasi singkat di negeri orang.


Penulis : Faaqih Irfan Djaelani hanyalah seseorang yang menyukai membaca dan tulis-menulis dan bekerja sebagai seorang staf editor naskah di sebuah majalah nasional terkemuka di Jakarta, Gatra. Traveling bukanlah hobi yang sesungguhnya, melainkan hanya sebagai praktek dari rasa penasaran atas sesuatu yang pernah dibaca dan ingin dilihat dari dekat. 4/3 merupakan karya pertamanya tentang kisah perjalanan di negeri orang. Penulis sering sekali menuliskan hasil pemikirannya di blog bernama jagurdermuluk.blogspot.com, sebuah blog yang berkisar pada budaya, sastra, dan bahasa. Juga pada Asiatenggarasean.blogspot.com, blog sederhana yang mengupas Asia Tenggara, wilayah yang menarik minat penulis untuk dikaji secara populer.

Monday, November 10, 2014

PENUMBRA (Kumpulan Cerpen Remaja)


PENUMBRA, Komunitas Perdu dan Tim Jurnalistik SMA N 1 Muntilan, 14 x 20 ; 136 hlm, ISBN 9786027949379, Garudhawaca, November 2014.
Harga : edisi cetak : Rp 38.000 | ebook Rp 20.000

Sekumpulan siswa SMA, mencoba menulis fiksi tentang satu kota yang sama , Magelang. remaja-remaja usia SMA ini mencoba merangkai kisah-kisah melalui imajinasi dan pengalaman mereka di kota yang sejuk dan tenang itu. Kumpulan cerita ini adlah hasil dari Lomba menulis "Mari Berbagi Mari Menginspirasi" yang diselenggarakan Komunitas Perdu dan Tim Jurnalistik SMA 1 Muntilan, Magelang.

Thursday, November 6, 2014

Pertumbuhan Iman yang Sempurna



Pertumbuhan Iman Yang Sempurna,. Pdt. Yusuf Eko Basuki, S.Th,. 14 x 20 cm ; 138 hlm,. ISBN 9786027949362, Garudhawaca, Oktober 2014

Naskah ini mengeksposisi Efesus 4:11-16.  Dalam ayat-ayat ini Tuhan Yesus ingin agar kita mencapai pertumbuhan iman yang sempurna, di antaranya kesatuan iman, pengenalan akan Yesus yang benar, berpegang teguh pada kebenaran dan seterusnya.
Bab 1 membahas bahwa Allah memilih para pelayan-Nya untuk memperlengkapi uma-Nya agar mereka dapat melayani Tuhan dan sesamanya.
Bab 2 memaparkan bahwa pertumbuhan iman kita harus mencapai kesatuan iman, di antaranya kesatuan Roh, satu Bapa, kesatuan Firman dan sebagainya.
Bab 3 membahas bahwa agar setiap orang Kristen mengenal Tuhan Yesus dengan benar dan tujuan kita mengenal Dia.
Bab 4 mengajak kita untuk mencapai kedewasaan rohani, sehingga kita bertumbuh ke      arah Dia yang adalah kepala.
Bab 5 berbicara tentang berpegang pada kebenaran.  Setiap orang Kristen harus memegang teguh/setia kepada kebenaran firman Tuhan.
Bab 6  menjelaskan bahwa kita bertumbuh, tersusun menjadi satu tubuh jika kita diidkat oleh pelayanan, yaitu melayani Allah dan sesama.
Bab 7 menjelaskan fungsi firman Tuhan untuk mencapai pertumbuhan pertumbuhan iman yang sempurna.
Bab 8 menerangkan peran tiga pihak, yaitu setiap orang Kristen, pendeta dan sinode gereja dalam mencapai pertumbuhan iman yang sempurna. 
Naskah ini mengeksposisi Efesus 4:11-16.  Dalam ayat-ayat ini Tuhan Yesus ingin agar kita mencapai pertumbuhan iman yang sempurna, di antaranya kesatuan iman, pengenalan akan Yesus yang benar, berpegang teguh pada kebenaran dan seterusnya.
Bab 1 membahas bahwa Allah memilih para pelayan-Nya untuk memperlengkapi uma-Nya agar mereka dapat melayani Tuhan dan sesamanya.
Bab 2 memaparkan bahwa pertumbuhan iman kita harus mencapai kesatuan iman, di antaranya kesatuan Roh, satu Bapa, kesatuan Firman dan sebagainya.
Bab 3 membahas bahwa agar setiap orang Kristen mengenal Tuhan Yesus dengan benar dan tujuan kita mengenal Dia.
Bab 4 mengajak kita untuk mencapai kedewasaan rohani, sehingga kita bertumbuh ke      arah Dia yang adalah kepala.
Bab 5 berbicara tentang berpegang pada kebenaran.  Setiap orang Kristen harus memegang teguh/setia kepada kebenaran firman Tuhan.
Bab 6  menjelaskan bahwa kita bertumbuh, tersusun menjadi satu tubuh jika kita diidkat oleh pelayanan, yaitu melayani Allah dan sesama.
Bab 7 menjelaskan fungsi firman Tuhan untuk mencapai pertumbuhan pertumbuhan iman yang sempurna.
Bab 8 menerangkan peran tiga pihak, yaitu setiap orang Kristen, pendeta dan sinode gereja dalam mencapai pertumbuhan iman yang sempurna. 


Tingkir (antologi puisi)


Tingkir, antologi puisi Lukas Jono, 14 x 20 cm ; 114 hlm, ISBN 9786027949355, Garudhawaca, Oktober 2014.

Pada dasarnya karya sastra bukanlah hanya penyajian kata-kata indah. I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.7 menyebutkan bahwa karya sastra menyampaikan kritik sosialnya kepada masyarakat pembaca dengan menggunakan medium bahasa. Setiap kata, frase, majas, maupun sintaksisnya yang berupa tokoh, latar, karakter, atmosfer, dan sebagainya memiliki sifat universal. Dengan kata lain, unsur-unsur seperti tokoh, latar, karakter, atmosfer dan sebagainya itu memiliki acuan yang ada di luar dirinya dan acuan itu meliputi hal-hal yang aneka ragam; dan acuan itulah yang dimaksudkan sebagai arti di dalam puisi atau makna di dalam karya sastra secara umumnya. Lukas Jono telah melakukan itu semua secara total dan simultan.

Sunday, November 2, 2014

Dukung Upaya HEMAT dan RAMAH LINGKUNGAN Garudhawaca

Teman, setidaknya ada sedikit hal yang baik yang bisa kita kerjakan bersama dalam konteks perbukuan dan lingkungan. Barangkali ini memang tidak begitu bombastis atau semacamnya, tetapi hanya perilaku kecil yang semoga jika kita hayati dapat menjadi sebuah modal karakter yang bisa kita wariskan kepada anak cucu. Hal yang saya maksud adalah langkah kecil dalam suatu yang kita kenal sebagai HEMAT dan RAMAH LINGKUNGAN.



EBOOK HEMAT, BUMI SELAMAT?
Garudhawaca adalah "Penerbit Buku Online" yang utamanya menjual buku dalam format Ebook atau digital Book. Buku-buku dijual melalui rekanan aplikasi ebook yang akan menyebarkan FILE maya dan sama sekali tidak menggunakan kertas. Pengurangan konsumsi kertas ini, juga adalah salah satu pilihan yang hemat biaya. Anda bisa cek harga buku yang diterbitkan Garudhawaca. versi ebook akan dijual lebih murah dari versi cetak. Jadi, mengkonsumsi Ebook akan lebih ekonomis.

Ebook bisa dikonsumsi (dibaca) melalui perangkat smartphone, tablet, laptop maupun komputer PC. Benda elektronik canggih tersebut memang mahal. Namun, bukankah tanpa keperluan membaca ebook pun, kita juga sudah menggunakan alat-alat tersebut? Di pasaran memang dijual gadget khusus untuk membaca ebook seperti Kindle Amazon, Nook, Sony E-Reader dsb. Tapi kami sarankan Anda memaksimalkan gadget komunikasi yang memang Anda pakai sehari-hari seperti Smartphone, Tablet, laptop atau komputer PC agar tidak terjadi perilaku pemborosan. Jadi mengkonsumsi ebook juga tidak memiliki implikasi biaya tempat penyimpanan sebagaimana jika buku cetak memerlukan lemari atau rak buku yang jelas memakan biaya dan makan tempat.

Mengurangi konsumsi kertas dan lemari juga berarti mengurangi laju pengurangan tanaman hutan sebagai bahan baku kertas. Intinya, dengan membiasakan membaca versi ebook, ANDA SUDAH BERLAKU HEMAT DAN MENYELAMATKAN BUMI.

BELI EDISI CETAK JUGA TETAP BAIK.
Tidak bisa dipungkiri. Bagi para pecinta buku, sebuah buku bukanlah melulu soal isi pengetahuan, tetapi juga soal kenikmatan menjalani hobi membaca. Memegang buku, meraba kertas dengan teksnya adalah sebuah kenikmatan yang melengkapi sensasi membaca buku. Ini kemudian membuat banyak di antara Anda yang masih belum bisa menikmati Ebook di gadget. Jangan khawatir.

Garudhawaca tetap berusaha melakukan sesuatu yang "semoga" baik. Kami memilih mencetak buku menggunakan Bookpapper. Kertas ini adala jenis kertas daur ulang. Kertas ini juga minim kandungan klorin sehingga jika terpaksa menjadi sampah, ia memiliki efek buruk yang jauh lebih ringan daripada kertas HVS. Kertas Bookpapper, juga ringan sehingga biaya pengiriman akan lebih murah. Anda tetap saja berlaku HEMAT.

CETAK ATAS PESANAN (Print by Order)
Garudhawaca, tidak menjual buku melalui jaringan toko-toko offline. Hanya ada satu sumber (kantor) dan ditawarkan melalui beberapa toko buku online. Dengan hanya satu sumber supply, Garudhawaca tidak membutuhkan stok melimpah seperti jika buku diedarkan oleh toko-toko offline. Dengan demikian kita tidak melakukan pemborosan kertas. Buku hanya dicetak satu persatu jika ada pesanan. Itu artinya, buku yang dicetak adalah buku yang memang terbeli. Tidak ada buku yang dicetak sia-sia.

GARUDHAWACA dan SENI BUDAYA
Garudhawaca diprakarsai oleh Ahmad Jalidu/ Dia adalah juga seorang pegiat seni pertunjukan teater dan musik di Jogjakarta. Bersama banyak seniman muda, Ia aktif dalam beberapa komunitas seni dan kegiatan seni nirlaba. Sebagian dari keuntungan penjualan buku terbittan Garudhawaca, akan disalurkan sebagai dukungan terhadap aktivitas seni budaya di Jogjakarta. Nah, dengan menerbitkan buku Anda di Garudhawaca atau membeli buku terbitan Garudhawaca, Anda sudah membantu keberlangsungan aktivitas seni budaya utamanya di Jogjakarta.

Mari, budayakan hidup hemat dan ramah lingkungan.